cokars education: XI.MULTIMEDIA

Kebersamaan

Disaat Personil masih lengkap.

MPLS ditengah Pandemik Kovid 19

Siswa dan Siswi SMK Negeri 64 tetap semangat mengikuti MPLS walau ditengah Pandemik Kovid 19

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label XI.MULTIMEDIA. Show all posts
Showing posts with label XI.MULTIMEDIA. Show all posts

Wednesday, 21 October 2020

CARA AFDRUK DESIGN SABLON KE SCREEN

 




CARA AFDRUK DESIGN SABLON KE SCREEN

Apakah Anda memiliki niat untuk menyablon kaos Anda sendiri? Jika iya, di bawah ini adalah langkah-langkah menyablon kaos mulai dari proses design sablon, persiapan sebelum menyablon hingga proses menyablon kaos.

Membuat Design Sablon

Langkah paling pertama sebelum menyablon kaos adalah membuat atau memilih design sablon yang Anda inginkan. Jika Anda ingin menciptakan desain sendiri, maka Anda bisa membuatnya menggunakan software grafis seperti Adobe Photoshop atau CorelDraw.

Namun jika Anda tidak ingin ribet atau tidak bisa menggambar maka Anda bisa mencari gambar yang menarik dan Anda sukai di internet. Perlu Anda ketahui, dalam membuat design sablon, buatlah desain dengan warna hitam dan latar putih.

Meski Anda ingin sablon kaos Anda berwarna-warni, tetapi dalam membuat desainnya di komputer buatlah berwarna hitam. Karena warna tersebut nantinya akan Anda dapatkan saat proses penyablonan.

Afdruk Design Sablon

Setelah design sablon yang Anda buat jadi, langkah selanjutnya adalah mencetak hasil design menggunakan kertas film sablon. Anda juga bisa membuat kertas film sablon sendiri menggunakan kertas HVS.

Peralatan yang Anda Butuhkan untuk Afdruk Design Sablon adalah:

  • Wadah untuk tempat obat afdruk (mangkok/gelas) dan sendok
  • Kertas Film
  • Kaca bening
  • Sponge/busa
  • Screen
  • Kain gelap
  • Air
  • Semprotan
  • Alat pengering

 

Cara Afdruk Design Sablon ke Screen:

  1. Campur obat afdruk hingga rata.
  2. Oleskan obat afdruk ke atas screen secara tipis dan merata. Lalu keringkan dengan hair dryeratau alat lainnya.
  3. Lalu taruh taruh kertas film yang berisi design sablon ke atas screen dengan posisi terbalik.
  4. Letakkan kaca di atas kertas film
  5. Lalu pada sisi lain screen, letakkan kain gelap lalu diikuti oleh sponge/busa sebagai pengganjal screen.
  6. Jemur alat-alat tersebut di bawah sinar matahari. Jemur dalam posisi screen menatap langsung ke matahari, jangan dijemur dengan posisi berdiri. Jemur selama 1 menit, jika cuaca mendung jemur selama 2 menit.
  7. Setelah selesai dijemur, bawa masuk screen ke dalam ruang tertutup yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  8. Lepaskan film dan busa.
  9. Cuci screen dengan air (tidak perlu dengan sabun) sampai bersih lalu jemur kembali hingga kering.

 

Proses Sablon

Dalam proses sablon, dibutuhkan beberapa alat dan juga beberapa langkah yang perlu dilakukan.

Siapkan Alat-Alat Berikut:

  • Tinta/cat
  • Cairan peralut tinta
  • Kain pembersih yang permukaannya halus
  • Screen dan rakel
  • Kaos yang akan disablon
  • Papan

 

Langkah Sablon:

  1. Masukkan papan ke dalam kaos yang akan disablon.
  2. Letakkan screen di atas kaos.
  3. Tuangkan cat/tinta ke screen tetapi jangan sampai mengenai gambar.
  4. Lalu ratakan cat/tinta tersebut ke seluruh screen menggunakan rakel (ratakan dari atas ke bawah. Jika sudah rata, ulangi lagi dari bawah ke atas).
  5. Singkirkan screen dari atas kaos. Lihat hasilnya, kaos Anda sudah tersablon.
  6. Bersihkan kaos dengan kain apabila terdapat percikan tinta yang bukan bagian dari design sablon.
  7. Jemur kaos hingga tinta sablon kering.
  8. Jangan lupa untuk segera membersihkan screen dari sisa tinta agar bisa digunakan lagi di lain hari.

 

Sablon Digital

Jika Anda tidak mau repot-repot melakukan semua langkah tersebut, Anda bisa melakukannya dengan cara modern yaitu mencetaknya dengan printer khusus sablon.

Setelah Anda selesai membuat design sablon dengan Photoshop atau CorelDraw, letakkan kaos yang akan disablon pada print. Lalu langsung saja diprint.

Jika Anda menyablon dengan cara digital maka Anda bisa membuat design sablon dengan berbagai macam warna.

Friday, 11 September 2020

Materi 8 DGP (pemberian efek pada gambar vektor)

Fitur efek pada gambar vektor adalah teknik manipulasi gambar vektor dengan menggunakan efek-efek yang tersedia.  
Beberapa fitur efek yang dapat digunakan adalah sebagai berikut
  • Efek Blend. Mengisi ruang yang kosong dengan bentuk 3D pada dua objek yang telah dibuat
  • Efek Countour. Memberi bagian yang sama dengan ukuran atau resolusi yang sebanding dalam objek asli
  • Efek Distort. Merubah bentuk objek asli menjadi abstrak sesuai dengan keinginan
  • Efek Drop Shadow. Memberi bayangan pada objek sesuai dengan pengaturan arah datang cahaya
  • Efek Envelope. Menyunting objek yang telah dibuat
  • Efek Extrude. Membuat satu objek menjadi 3D sesuai dengan dimensi yang dapat diatur
  • Efek Transparancy. Merubah objek menjadi transparan atau tembus pandang
Silakan kalian praktikan dan pelajari dengan sering berlatih. Pada materi ini kita menggunakan aplikasi desain coreldraw.

Untuk Video Tutorial silakan kalian bisa tonton melalui LINK berikut ==> TUTORIAL EFEK DALAM CORELDRAW (BLEND, CONTOUR DLL)

Thursday, 3 September 2020

Materi 7B DGP (Penggabungan Teks dan Gambar berbasis Vektor)

Apa kabar semuanya, untuk Pertemuan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan Materi ke 7 kemarin yaitu mengenai Penggabungan Teks dan Gambar berbasis Vektor, untuk itu sudah saya siapkan video tutorial agar kalian lebih memahaminya. langsung saja klik link di bawah ini :


Amatilah dan pahami Video tersebut, setelah kalian menyaksikannya, silakan kembangkan sesuai imajinasi kalian dalam desaingrafis.

untuk daftar hadir Materi kalian yang belum SUBSCRIBE silakan SUBSCRIBE terlebih dahulu chanel youtube tersebut dan mengisi komen dengan mengetikan nama lengkap dan kelas kalian.

terima kasih, untuk tugas saya akan berikan dipertemuan berikutnya.

Monday, 31 August 2020

Materi 7 DGP (Penggabungan Gambar dan Teks berbasis vektor)

Apa kabar semuanya, untuk Pertemuan kali ini kita akan membahas materi dari Kompetensi Dasar 3.5 yaitu mengenai Penggabungan Gambar dan Teks berbasis vektor untuk itu sudah saya siapkan video tutorial langsung melalui link di bawah ini :


Silakan kalian amati dan pahami Video tersebut, di kelas X. lalu pernah kita bahas cara dan langkah penggabungan gambar dan teks.

untuk daftar hadir Materi kalian SUBSCRIBE terlebih dahulu chanel youtube tersebut dan mengisi komen dengan mengetikan nama lengkap dan kelas kalian.

terima kasih, untuk tugas saya akan berikan dipertemuan berikutnya.

Sunday, 9 August 2020

MATERI 6 DGP (PRINSIP GAMBAR BENTUK DAN PERSPEKTIF)

PRINSIP GAMBAR BENTUK DAN PERSPEKTIF


  • PERSPEKTIF
Perspektif atau sudut pandang adalah teknik atau metode untuk menggambar objek-objek berupa benda, ruang (interior), dan lingkungan (eksterior) yang ukurannya lebih besar dari manusia.
Teknik ini ada karena keterbatasan jarak pandang mata kita dalam melihat objek. Semakin jauh jarak mata dengan benda, semakin kecil penampakannya dan bahkan akan hilang dari pandangan jarak tertentu. Sebaliknya, semakin dekat jarak pandang mata kita, benda tersebut akan semakin terlihat besar. Dua hal yang harus dijadikan patokan dalam teknik menggambarperspektif sebagai berikut.
  • Titik hilang yaitu titik terjauh dari jangkauan. Jarak pandang mata dan titik hilang selalu terletak di dalam garis horizon.
  • Garis horizon yaitu garis khayal mata (tidak nyata). Di mana kita berada, di situlah garis horizon berada.
A. Perspektif Satu Titik Hilang 
Pada dasarnya, perspektif satu titik hilang, dua titik hilang, dan tiga titik hilang bisa dibagi lagi menjadi berbagai sudut pandang berdasarkan posisi mata kita berada. Lebih sederhanya, sudut pandang bisa dibagi 3 macam sudut pandang, yaitu sudut pandang mata burung, sudut pandang normal, dan sudut pandang mata kucing.
a. Sudut Pandang Mata Burung
Pada sudut pandang mata burung ini, mata kita seolah-olah berada diatas dan melihat objek yang berada di bawah. Jadi, letak garis horiszon berada di atas bidang gambar. Sementara itu, letak letak titik hilang berada pada garis tersebut, bisa dibagian kiri, tengah, atau sebelah kanan. Bahkan bisa juga diletakkan di luar bidang gambar. Setiap objek yang digambar, garisnya bersumber dari titik hilang.
Contoh gambar sederhana
Contoh gambar benda
Tahapan dalam menggambar :
  • Buatlah garis horizon di bagian atas bidang gambar.
  • Letakkan titik hilang di dalam garis horizon. Letak garis titik hilang bisa di manapun, di pinggir/ di tengah bidang gambar.
  • Buatlah garis batas ruangan/ dinding dengan patokan garis berasal dari titik hilang tersebut.
  • Gambarlah beberapa bangun dasar yang juga berpatokan pada garis dari titik hilang tersebut. Menggambarnya harus dengan perencanaan. Karena abngun dasar ini dijadikan gambar objek benda.
  • Gambarlah seluruh detail benda dengan patokan komposisi pada bangun dasar.
  • Gambarlah seluruh detail benda dengan patokan komposisi pada bangun dasar.
  • Arsirlah seperlunya untuk memberikan kesan tiga dimensi, volume, dan karakter benda.
b. Sudut Pandang Normal
Pada sudut pandang normal, diri kita seolah-olah berdiri normal memandang lurus kedepan. Dengan demikian, bagian atas dan bagian bawah terlihat lebih seimbang. Letak garis horizon tepat di tengah-tengah bidang gambar dan titik hilang bisa diletakkan di mana saja pada garis tersebut. Semua objek yang digambar garisnya berasal dari titik hilang.
– Contoh gambar bangun sederhana
Contoh gambar benda
c. Sudut Pandang Mata Kucing
Pada sudut pandang mata kucing, seolah-olah kita berada di posisi tiarap dan melihat ke depan,sehingga objek bagian atas akan lebih dominan. Letak garis horizon di bagian bawah bidang gambar dan letak titik hilang pada garis horizon. Titik hilang ini dijadikan pusat untuk menarik garis dalam menggambarkan setiap objek benda.
– Contoh bangun sederhana
Contoh gambar benda

B. Perspektif Dua Titik Hilang
Secara teknis, perspektif dengan 2 titik lenyap hampir sama dengan teknik perspektif 1 titik lenyap. Pada teknik perspektif 2 titik hilang, pada garis horizon terdapat 2 titik fokus. Persimpangan garis yang berasal dari 2 titik hilang ini akan membentuk sebuah sudut. Biasanya, jika jarak antara 2 titik hilang ini terlalu dekat, penampakan objek gambar benda mengalami distorsi.
Tahapan untuk menggambar teknik perspektif 2 titik hilang juga hampir sama dengan teknik perspektif 1 titik hilang, yaitu sebagai berikut :
  • Buatlah garis horizon. Jika memakai sudut pandang mata burung, garis horizon berada di atas bidang gambar. Jika memakai sudut pandang normal, garis horizon berada di tengah-tengah bidang gambar. Jika memakai sudut pandang mata kucing, garis horizon berada dibagian bawah garis horizon.
  • Letakkan 2 titik, masing-masing di bagian ujung kiri dan kanan bidang gambar.
  • Jika menggambar ruangan, buatlah batas ruangan itu dengan menarik garis dari kedua titik tersebut.
  • Gambarlah beberapa bangun dasar dengan patokan dari kedua titik hilangnya. Bangun dasar tersebut diletakkan dan dikomposisikan sesuai dengan perencanaan gambar yang dibuat.
  • Gambarlah seluruh detail benda dengan berpatokan pada bangun dasar yang sudah dibuat. Perhatikan proporsi dan perbandingan antara benda yang satu dan benda yang lainnya.
  • Arsirlah seperlunya untuk memberikan kesan tiga dimensi, volume, dan karakter benda.
a. Sudut Pandang Mata Burung
Contoh gambar bangun sederhana
Contoh gambar benda
b. Sudut Pandang Normal
Contoh gambar bangun sederhana
Contoh gambar benda
c. Sudut Pandang Mata Kucing
Contoh gambar bangun sederhana
Contoh gambar benda
C. Perspektif Tiga Titik Hilang
Perspektif dengan tiga titik hilang biasanya hanya bisa dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang sangat luas, besar, tinggi, dan secara visual mengalami distorsi yang sangat ekstrem. Biasanya teknik ini dipakai untuk menggambar outdoor dan sudut pandang dari udara, meskipun bisa juga dipakai untuk sudut pandang dari bawah atau sudut pandang mata kucing. Agar tidak mengalami distorsi yang berlebihan, sebaiknya titik hilang diletakkan jauh diluar bidang gambar.
a. Sudut Pandang Mata Burung atau Penglihatan dari Atas
Contoh gambar sederhana
Contoh gambar perspektif tiga titik hilang dengan sudut pandang dari udara
b. Sudut Pandang Mata Kucing
Contoh gambar bangun sederhana
Contoh gambar perspektif tiga titik hilang dengan sudut pandang dari bawah/ mata kucing


Amati dan pahami video Tutorial berikut :
VIDEO 1

VIDEO 2



Monday, 27 July 2020

Materi 5 DG Percetakan ( Pengertian & Fungsi Ilustrasi Dalam Desain Grafis )

Pengertian & Fungsi Ilustrasi Dalam Desain Grafis

Pengertian ilustrasi awal mulanya berasal dari bahasa Latin "Illustrare" yang artinya menerangkan atau menjelaskan. Pengertian ilustrasi adalah suatu gambar yang mempunyai fungsi dan sifat untuk menerangkan sebuah peristiwa. Bahasa Belanda menyebut ilustrasi dengan sebutan "Ilustratie" yang artinya sebagai hiasan dengan sebuah gambar atau pembuatan sesuatu yang jelas.
Ilustrasi juga dapat dikatakan berasal dari kata ilusi. Pengertian ilustrasi dapat memberikan arti ilusi sebagai gambaran suatu angan-angan yang menyerupai suatu hiasan belaka. Hal ini menjadi pengantar atau pelengkap suatu tujuan yang dapat membantu seseorang supaya lebih cepat dan mudah mengerti suatu tujuan yang disampaikan ilustrasi tersebut.
Ilustrasi merupakan visualisasi dari sebuah tulisan ,cerita ataupun suatu ide yang dilakukan dengan teknik drawing, fotografi, lukis, serta teknik seni rupa lainnya. Ilustrasi dapat dibuat menggunakan beberapa metode yaitu :
Metode Manual Metode manual ini adalah metode pembuatan ilustrasi yang masih menggunakan alat-alat manual seperti pensil, buku gambar, drawing pen , krayon, kuas , cat dsb. Yang diawali dari titik yang membentuk garis hingga akhirnya jadilah suatu ilustrasi
Metode Digital  adalah ilustrasi yang dibuat menggunakan komputer dengan berbagai aplikasi pengolah gambar dengan bentuk vector maupun bitmap, pada metode digital tidak lagi membutuhkan alat gambar manual karena dalam metode digital kita sudah mampu membuat ilustrasi dimulai dari tahap sketsa hingga selesai dengan tool yang sudah disediakan oleh software pengolah gambar.
Metode digital dan metode manual juga dapat dikombinasikan untuk pembuatan sebuah ilustrasi contohnya membuat sketsa gambar dengan pensil lalu kemudian di scan dan di finishing menggunakan komputer
Fungsi Ilustrasi
Terdapat beberapa fungsi ilustrasi secara umum menurut Arifin dan Kusrianto. Adapun fungsi- fungsi dari ilustrasi adalah sebagai berikut :
Deskriptif
Fungsi deskriptif dari ilustrasi adalah menggantikan uraian mengenai sesuatu secara verbal dan naratif dengan menggunakan kalimat panjang.
Ilustrasi dapat dimanfaatkan untuk melukiskan sehingga dapat lebih cepat dan lebih mudah dipahami.
Ekspresif
Fungsi ilustrasi dalam memperlihatkan dan menyatakan sesuatu gagasan, perasaaan, maksud, situasi ataupun konsep yang abstrak menjadi yang nyata sehingga mudah dipahami.
Analitis / Struktura
Ilustrasi dapat menunjukkan rincian bagian demi bagian dari suatu bnda ataupun ssitem atau proses secara detail, agar lebih mudah dipahami.
Kualitatif
Fungsi ini sering digunakan untuk membuat daftar, tabel, grafik, kartun, foto, gambar, sketsa, dan simbol.

Tujuan Ilustrasi

Tujuan Ilustrasi
Tidak hanya terdapat fungsi ilustrasi saja, namun ilustrasi juga mempunyai tujuan penting. Menurut Putra dan Lakoro (2012: 2), tujuan ilustrasi adalah untuk menghiasi atau menerangkan cerita, tulisan, puisi ataupun informasi yang lainnya. Untuk lebih lengkapnya, berikut tujuan ilustrasi.
  1. Ilustrasi bertujuan guna memperjelas informasi atau pesan yang ingin disampaikan.
  2. Ilustrasi bertujuan untuk memberi berbagai variasi dalam bahan ajar sehingga menjadi lebih menarik, komunikatif, memotivasi, serta para pembaca juga dapat dengan mudah untuk memahami pesan yang disampaikan.
  3. Ilustrasi bertujuan untuk memudahkan para pembaca dalam mengingat konsep serta gagasan yang disampaikan dengan melalui ilustrasi.

Jenis-Jenis Ilustrasi

Jenis-Jenis Ilustrasi
Ilustrasi telah membawa perkembangan yang pesat dan sampai saat ini Ilustrasi terdiri dari berbagai macam jenis. Berikut jenis-jenis ilustrasi.Gambar Ilustrasi Naturalis
    Merupakan suatu gambar ilustrasi yang mempunyai warna dan bentuk yang sama dengan kenyataan di alam tanpa suatu penambahan atau pengurangan.
  1. Gambar Ilustrasi Dekoratif
  2. Merupakan gambar yang memiliki fungsi untuk menghiasi sesuatu dengan sebuah bentuk yang disederhanakan ataupun dilebih-lebihkan dengan gaya-gaya tertentu.
  3. Gambar Kartun
  4. Merupakan gambar yang mempunyai bentuk lucu atau memiliki ciri khas tertentu. Pada umumnya, gambar kartun banyak menghiasi komik, cerita bergambar, dan majalah anak-anak.
  5. Gambar Karikatur
  6. Merupakan gambar sindirian atau kritikan yang dalam penggambarannya terdapat penyimpangan proporsi tubuh. Gambar karikatur biasanya ditemukan di koran atau majalah.
  7. Cerita Bergambar
  8. Merupakan sejenis gambar atau komik yang diberi teks. Cerita bergambar menggunakan teknik gambar yang dibuat dengan dasar cerita dengan sudut pandang yang menarik.
  9. Ilustrasi Buku Pelajaran
  10. Mempunyai fungsi guna menerangkan teks atau peristiwa baik yang ilmiah ataupun yang berupa gambar bagian. Memiliki bentuk berupa gambar natural, bagan, foto.
  11. Ilustrasi Khayalan.
  12. Merupakan gambar dari hasil pengolahan daya cipta secara imajinatif atau khayal. Ilustrasi khayalan pada umumnya terdapat pada ilustrasi cerita, komik, novel, dan roman.
  13. Tabel
  14. Tabel dapat untuk menyajikan suatu kegiatan, data serta menganalisis data tersebut ke dalam bentuk kolom dan baris
  15. Pie chart
  16. Gambaran sesuatu yang memiliki bentuk lingkaran atau kepingan-kepingan dengan jumlah komponen 3600.
  17. Organization chart
  18. Suatu cara metode penyajian data yang berbentuk struktur organisasi berdasarkan tingkatan atau hierarki.
  19. Bar chart
  20. Bar chart dapat digunakan untuk melihat kecenderungan data dengan berdasarkan pengamatan menurut waktu.
  21. Graph chart
  22. Graph chart digunakan untuk menyajikan data kuantitatif dengan cara menggunakan system koordinat.
  23. Combination chart
  24. Merupakan kombinasi antara bar chart dan graph chart
  25. Flowcart
  26. Flowcart adalah gambar atau bagan yang menunjukkan urutan serta hubungan antar proses beserta instruksi-instruksinya.
  27. Peta
  28. Peta merupakan suatu gambar atau lukisan keseluruhan atau sebagian dari permukaan bumi, baik itu darat maupun laut.
Ilustrasi tidak hanya dapat berupa gambar melainkan juga berupa media-media yang lainnya. Berikut bentuk ilustrasi dalam arti luas :
1) Ilustrasi dapat berupa gambar tangan atau digital atau kombinasi dari keduanya / desain grafis.
2) Ilustrasi dapat berupa musik (suara atau bunyi-bunyian) yang dapat digunakan sebagai ilustrasi dalam sebuah pertunjukan, seperti : drama, ketoprak, film.
3) Ilustrasi dapat berupa ke dalam bentuk gerak, misalnya pantomim, penari latar, dan sebagianya.

Unsur Gambar Ilustrasi

  1. Gambar Manusia
  2. Gambar manusia
    Dalam menggambar ilustrasi manusia dibutuhkan sebuah penguasaan dan pemahaman proporsi dan anatomi tubuh manusia, baik itu tubuh manusia dewasa ataupun anak-anak. Proporsi tersebut merupakan perbandingan bagian per bagian atau bagian dengan keseluruhan. Yang dimaksud dengan anatomi adalah kedudukan susunan tulang serta otot yang menentukan besar kecil, cekung cembung, menonjol tidaknya tubuh manusia yang dapat menentukan bentuk keseluruhan tubuh.
  3. Gambar Binatang
  4. Gambar Binatang
    Ilustrasi binatang tidak jauh beda dengan menggambar ilustrasi manusia, yaitu harus dapat menguasai proporsi dan anatomi binatang yang akan digambar. Jenis serta bentuk binatang dapat dibedakan dan dikelompokkan menjadi binatang darat, laut, dan udara.
  5. Gambar Tumbuhan
  6. Gambar Tumbuhan
    Untuk menggambar ilustrasi tumbuhan yang banyak ragam jenisnya dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu menggambar tumbuhan secara sederhana dan lengkap. Untuk menggambar ilustrasi tumbuhan secara sederhana, tumbuhan tidak perlu digambar detail, namun hanya berupa kesan bentuk tumbuhan. Untuk menggambar ilustrasi tumbuhan secara lengkap, tumbuhan digambar dengan detail dan cermat bagian-bagiannya.
  7. Benda-benda lainnya
  8. Banyak benda-benda yang dapat dijadikan ilustrasi, seperti benda alam, benda-benda buatan manusia, dan benda imajinasi manusia. Benda-benda yang digambar dalam ilustrasi ini pada umumnya digunakan sebagai penghias atau pelengkap gambar.


Teknik Menggambar Ilustrasi gambar

Ada berbagai metode yang dapat digunakan untuk menggambar ilustrasi, antara lain:
  1. Sebuah teknik garis ilustrasi yang dapat membentuk gambar dengan cara mengandalkan kemampuan memesan irama garis untuk mencapai tujuan. Teknologi line dapat dijalankan dengan baik dengan bahan basah atau kering.
  2. Teknik pointilistis, merupakan suatu ilustrasi gambar yang bentuknya berupa titik untuk mencapai kegelapan dan cahaya.
  3. Metode full scan, yaitu metode untuk menyesuaikan gambar untuk mencapai bentuk ideal. Pergerakan gambar dari gelap ke cahaya secara bertahap dapat berubah. Hal ini dilakukan dengan cara menghaluskan sapuan kuas.
  4. Teknik diesel, yaitu teknik menggambar dengan bahan kering. Untuk dapat mencapai warna abu-abu dari bagian gelap ke bagian terang dipompa dengan kolektor debu. Metode ini digunakan untuk mendapatkan citra seorang naturalis.


Media Gambar Ilustrasi

  1. Media hitam putih
  2. Media hitam putih
    Bnyak orang yang menggambar ilustrasi dengan memakai trekpen, sedangkan pewarnaannya memakai bak tinta. Trekpen cukup mudah untuk digunakan sehingga banyak orang yang menggunakannya. Seiring dengan berkembangnya teknologi, sekarang banyak alat yang lebih praktis, antara lain : rapido, pena, spidol, bahkan komputer atau printing.
  3. Media Pewarna
  4. 1) Cat air
    Cat air
    Cat air adalah unsur atau bahan yang dipakai sebagai pewarna dengan menggunakan air. Menurut sifatnya, cat air sendiri dibagi menjadi 2 macam, yaitu transparant water colour dan non transparant/opaque water colour.

    2) Pensil warna
    Pensil warna
    Pensil warna banyak mengandung lilin. Pada umumnya banyak memiliki variasi warna. Tingkat kesulitan dalam menggunakan pensil warna disesuaikan dengan kualitas pensil warna tersebut. Semakin bagus kualitasnya, biasanya akan semakin mudah untuk digunakan, begitu sebaliknya.

Langkah Menggambar Ilustrasi

  1. Gagasan
  2. Hal pertama untuk menggambar ilustrasi adalah menentukan gagasan. Gagasan ilustrasi bersumber dari materi yang diilustrasikan. Setelah terdapat gagasan, kemudian tentukan tokoh, suasana, adegan, serta suasana pendukung adegan yang ingin digambar. Sebelum mulai pada tahap berikutnya, tentukan terlebih dahulu corak gambar serta media yang digunakan.
  3. Sketsa
  4. Sketsa
    Menggambar sketsa atau membuat rancangan gambar. Dalam menggambar sketsa ilustrasi pada umumnya memakai menggunakan pensil, namun ada juga yang langsung memakai crayon, pensil warna, tinta bak, cat air, dan lain sebagainya. Sketsa pada umumnya masih berbentuk garis sederhana yang merupakan sebuah rancangan sederhana secara global.
  5. Pewarnaan
  6. Pewarnaan
    Untuk mewarnai rancangan gambar ilustrasi yang sebelumnya dikerjakan, gambar ekspresi tersebut dengan dua corak, yaitu corak realis dan non realis (impresionisme, ekspresionisme, abstrakisme, dan lain sebagainya).

Selain langkah-langkah menggambar seperti yang dijelaskan diatas, berikut ini langkah-langkah yang digunakan untuk menggambar komik:

  1. Buat naskah komik dengan berdasarkan urutan kejadian.
  2. Buat terlebih dahulu layout yang terdiri atas bingkai-bingkai pada selembar kertas A4 sesuai dengan komik yang akan digambar. Tata letaknya mempunyai fungsi guna menyesuaikan komposisi gambar komik yang akan dituangkan ke dalam bingkai.
  3. Buat sketsa sesuai tata letak pada kertas A4 lainnya dengan menggunakan pensil.
  4. Membuat sketsa yang telah diklarifikasi dengan menggambar. Langkah ini dapat dilakukan di atas meja pemangkasan, yaitu sebuah meja kaca yang berada di bawah lampu.
  5. Bagilah sketsa gambar tersebut pada medium yang diinginkan.
  6. Setelah diwarnai, isi balon percakapan tersebut dengan dialog yang sesuai dengan naskah yang telah dibuat.

Untuk Tugas silakan Klik TUGAS 5 DG PERCETAKAN Kerjakan sampai pertemuan berikutnya.

Tuesday, 21 July 2020

MATERI 4 DG PERCETAKAN (PENGERTIAN SKETSA)

Memahami Pengertian Sketsa Dan Contohnya


Mari kita pahami tentang pengertian sketsa dan contohnya. Sketsa sangat erat kaitannya dengan seni menggambar ataupun melukis. Biasanya sketsa dijadikan kerangka sebelum membuat suatu gambar atau lukisan, sehingga kesalahan-kesalahan dalam menggambar dapat di minimalisir. Untuk memahami definisi sketsa secara lengkap berikut ini pembahasannya.
A. Apa itu Sketsa?
Sketch / Sketsa adalah gambar yang kasar dan ringan, atau gambaran garis besarnya saja dari suatu gambar atau lukisan yang belum selesai. Atau sketsa dapat di artikan juga sebagai rencana dari suatu gambar atau lukisan yang akan di buat. Sketsa sifatnya sementara yang biasanya di buat di kertas maupun di kanvas. Jadi dapat di katakan bahwa membuat sketsa sebelum menggambar merupakan kegiatan yang mendasar dan sangat penting untuk melatih keterampilan, serta untuk meminimalisir kesalahan.
B. Jenis-jenis Sketsa
Adapun jenis-jenis sketsa, diantaranya:
  • Sketsa gambaran garis besarnya saja, merupakan sketsa gambar yang berupa garis-garis dengan bentuk sederhana tanpa rincian, dan sketsa tidak selesai.
  • Sketsa cepat, merupakan sketsa yang menggunakan beberapa garis untuk menampilkan citra sketsa yang telah selesai.
  • Studi sketsa, merupakan sketsa berupa coretan-coretan yang dilakukan dengan cepat, dan kurang rinci yang menunjukan bentuk umum/globalnya saja dari suatu gambar/lukisan.
C. Unsur-Unsur sketsa
Adapun unsur-unsur yang membentuk suatu sketsa, diantaranya:
a. Garis
Garis merupakan unsur utama pada suatu sketsa, jenis garis pada sketsa misalnya seperti Garis lurus, dan garis lengkung.
b. Warna
Merupakan susunan warna-warna pada suatu bidang. Harmonis tidaknya tergantung bidang-bidang yang diatur menjadi harmonis.
c. Bidang
Pada unsur bidang maksudnya garis-garis yang disusun maka akan membentuk suatu bidang tertentu.
d. Bentuk
Dati garis yang membentuk suatu bidang, maka akan menghasilkan suatu bentuk yang di inginkan.
D. Teknik Membuat Sketsa
Teknik-teknik dalam pembuatan sketsa, diantaranya:
a. Arsir
Merupakan teknik dalam membuat sebuah sketsa dengan cara mengarsir dengan garis-garis murni saja.
b. Dussel
Merupakan teknik dalam pembuatan sketsa yang hampir sama dengan teknik arsir, namun pada teknik ini garis-garisnya diperhalus lagi sehingga terlihat samar-samar.
E. Fungsi Sketsa
Beberapa manfaat / fungsi yang bisa didapatkan dari membuat sketsa sebelum menggambar atau melukis, misalnya:
  • Dapat meminimalisir kesalahan dalam menggambar atau melukis.
  • Memeberikn gambaran mengenai suatu tema gambar atau lukisan.
  • Dapat mempertajam pengamatan seorang pelukis.
  • Dapat meningkatkan kemampuan seorang pelukis, terutama dalam hal mengkoordinasi hasil pengamatan dan juga keterampilan tangan.
F. Atura Membuat Sketsa
Berikut aturan-aturan dalam membuat sebuah sketsa, diantaranya:
  • Membuat kerangka gambar, diantaranya terdiri dari garis vertikal, garis horizontal, dan garis lengkungan.
  • Membuat garis sekunder, misalnya seperti membuat kerangka persegi atau lingkaran secara tipis.
  • Menebalkan garis pada sketsa, jika memang sudah tepat sesuai dengan keinginan.
Contoh gambar Sketsa





G. Kesimpulan Pembahasan
Kesimpulan dari pembahasan di atas bahwa yang dimaksud sketsa adalah kasar dan ringan, atau gambaran garis besarnya saja dari suatu gambar yang belum selesai. Manfaat sketsa yang utama salah satunya yaitu untuk meminimalisir kesalahan dalam menggambar atau melukis, serta dapat memberikan gambaran mengenai tema suatu gambar maupun lukisan.
Demikian tulisan mengenai pengertian sketsa dan contohnya, yang dilengkapi fungsinya maupun jenis-jenisnya. Semoga tulisan yang singkat ini dapat dipahami dan dapat memberikan bermanfaat juga.
Cukup sampai disini untuk materi pertemuan 4, untuk melatih kemampuan di Kompetensi Keterampilan silakan Klik Tugas pertemuan  ➥➥TUGAS PERTEMUAN 4








SELAMAT DATANG DI BLOG COKAR'S

Selamat Datang di Blog COKAR'S